Sholat tarawih menjadi salah satu ibadah khusus yang banyak dicari saat Ramadan. Meski biasanya dikerjakan berjamaah di masjid, tak sedikit juga yang memilih melakukannya sendiri di rumah. Salah satu bentuk tarawih yang populer adalah tarawih 4 rakaat, diulang dua kali, lalu ditutup dengan witir 3 rakaat, atau dikenal dengan istilah 4-4-3. Ibadah ini tetap sah dilakukan sendiri, selama dilakukan dengan niat tulus dan sesuai tata cara yang benar.
Niat dan cara sholat tarawih 4 rakaat sendiri tidak terlalu rumit. Namun, tetap perlu pemahaman yang baik agar ibadah berjalan lancar dan sesuai dengan ajaran Islam. Artikel ini akan membahas niat, urutan rakaat, bacaan surat, dan tata cara lengkap sholat tarawih 4 rakaat sendiri.
Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat Sendiri
Sebelum memulai sholat, niat menjadi hal yang wajib. Niat sholat tarawih 4 rakaat sendiri dilakukan dengan hati, namun bisa juga diucapkan pelan atau dalam hati saja. Niat ini menunjukkan bahwa sholat yang dilakukan adalah tarawih, bukan sholat sunnah biasa.
1. Niat Tarawih 4 Rakaat Pertama
نَوَيْتُ صَلاَةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah ta’ala.
Meski dilakukan sendiri, tetap menggunakan niat sebagai imam karena tidak ada makmum. Setelah dua rakaat pertama selesai, dilanjutkan dengan dua rakaat berikutnya dengan niat yang sama.
2. Niat Tarawih 4 Rakaat Kedua
Niatnya sama persis dengan rakaat pertama. Tidak perlu mengganti redaksi niat, cukup dilanjutkan dengan niat yang sama karena masih dalam rangkaian tarawih.
3. Niat Sholat Witir 3 Rakaat
Setelah 8 rakaat tarawih selesai, dilanjutkan dengan witir 3 rakaat. Niat untuk witir adalah:
نَوَيْتُ صَلاَةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat witir tiga rakaat karena Allah ta’ala.
Tata Cara Sholat Tarawih 4 Rakaat Sendiri
Tata cara sholat tarawih 4 rakaat sendiri mengikuti alur sholat sunnah pada umumnya. Namun, karena dilakukan sendiri, beberapa hal perlu diperhatikan agar tetap sesuai dengan tuntunan syariat.
1. Bersuci dan Menghadap Kiblat
Pastikan dalam keadaan suci, baik dari hadas kecil maupun besar. Gunakan pakaian yang menutup aurat dan pastikan arah kiblat sudah benar.
2. Membaca Niat
Baca niat tarawih di awal dengan khusyuk. Niat bisa dibaca pelan atau dalam hati, tergantung kenyamanan pribadi.
3. Mengawali dengan Takbiratul Ihram
Berdiri tegak dan ucapkan takbiratul ihram, lalu masuk ke posisi berdiri untuk membaca Surat Al-Fatihah dan surat tambahan.
4. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek
Setelah takbir, baca Surat Al-Fatihah, lalu lanjutkan dengan surat pendek seperti Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas. Pemilihan surat bisa disesuaikan dengan kemampuan hafalan.
5. Rukuk dan Sujud
Setelah membaca surat, lakukan rukuk dengan tenang. Setelah itu, bangkit dan sujud dua kali dengan sempurna. Jaga khusyuk dan konsentrasi selama gerakan sholat.
6. Mengulangi Rakaat Kedua
Lanjutkan ke rakaat kedua dengan urutan yang sama. Setelah selesai, ucapkan salam dan istirahat sejenak sebelum memulai rakaat berikutnya.
7. Melanjutkan ke Rakaat Ketiga dan Keempat
Ulangi niat dan lakukan dua rakaat berikutnya dengan cara yang sama. Setelah selesai, istirahat sejenak sebelum melanjutkan ke witir.
8. Sholat Witir 3 Rakaat
Witir dilakukan dengan tiga rakaat. Rakaat pertama dan kedua seperti biasa, namun pada rakaat ketiga, dilakukan duduk lama dan membaca tasyahud akhir serta salam.
Bacaan Surat dalam Sholat Tarawih 4 Rakaat
Pemilihan surat dalam sholat tarawih bisa disesuaikan dengan kemampuan dan kenyamanan. Berikut beberapa surat pendek yang sering dibaca dalam tarawih:
- Surat Al-Ikhlas (Q.S. 112)
- Surat Al-Falaq (Q.S. 113)
- Surat An-Nas (Q.S. 114)
- Surat Al-Kafirun (Q.S. 109)
- Surat Al-Lahab (Q.S. 111)
Tidak ada ketentuan baku tentang surat apa yang harus dibaca. Namun, surat-surah pendek di atas sering dipilih karena mudah dihafal dan maknanya mendalam.
Perbedaan Tarawih Sendiri dan Berjamaah
Berikut perbandingan antara sholat tarawih sendiri dan berjamaah di masjid:
| Aspek | Tarawih Sendiri | Tarawih Berjamaah |
|---|---|---|
| Niat | Niat sebagai imam | Niat sebagai makmum |
| Pembacaan Surat | Bebas memilih surat | Mengikuti imam |
| Kekhusyukan | Lebih personal | Dipengaruhi suasana jamaah |
| Keutamaan | Sah dan diterima | Lebih utama (berjamaah) |
Tips agar Tetap Khusyuk Saat Sholat Tarawih Sendiri
Sholat tarawih sendiri memang lebih fleksibel, tapi bisa jadi tantangan tersendiri untuk menjaga konsentrasi. Berikut beberapa tips agar tetap khusyuk:
1. Pilih Waktu yang Tenang
Lakukan tarawih saat suasana sepi, misalnya setelah isya atau menjelang sahur. Suasana tenang membantu pikiran lebih fokus.
2. Siapkan Perlengkapan Ibadah
Pastikan sajadah, mukena, dan al-Qur’an sudah siap sebelum mulai sholat. Hal ini menghindari gangguan di tengah ibadah.
3. Gunakan Waktu untuk Murojaah
Manfaatkan tarawih sebagai ajang murojaah hafalan surat-surat pendek. Ini membuat ibadah lebih bermakna.
4. Jaga Niat dan Konsistensi
Tetap menjaga niat ikhlas dan konsisten menjalankan tarawih setiap malam. Kebiasaan ini akan memperkuat hubungan dengan Allah.
Syarat dan Rukun Sholat Tarawih
Agar sholat tarawih sah dan diterima, ada beberapa syarat dan rukun yang harus dipenuhi.
Syarat Sholat Tarawih
- Muslim yang baligh dan berakal sehat.
- Dalam keadaan suci dari hadas.
- Menutup aurat dengan benar.
- Menghadap kiblat.
- Waktu sholat tarawih telah masuk (setelah isya).
Rukun Sholat Tarawih
- Niat sholat tarawih.
- Takbiratul ihram.
- Berdiri jika mampu.
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Rukuk dan sujud.
- Duduk di antara dua sujud.
- Tertib dalam menjalankan gerakan sholat.
- Salam di akhir sholat.
Jadwal Sholat Tarawih Berdasarkan Waktu Malam
Berikut jadwal umum pelaksanaan tarawih berdasarkan waktu malam:
| Waktu | Kegiatan |
|---|---|
| Setelah Isya | Persiapan dan niat sholat tarawih |
| 19.30 – 20.00 WIB | Pelaksanaan tarawih 4 rakaat pertama |
| 20.00 – 20.15 WIB | Istirahat singkat |
| 20.15 – 20.30 WIB | Tarawih 4 rakaat kedua |
| 20.30 – 20.45 WIB | Sholat witir 3 rakaat |
Catatan: Jadwal ini bersifat umum dan bisa berbeda tergantung lokasi dan waktu isya setempat.
Kesimpulan
Sholat tarawih 4 rakaat sendiri adalah pilihan yang sah dan dianjurkan, terutama bagi yang tidak bisa mengikuti berjamaah. Dengan niat yang benar, tata cara yang sesuai, dan konsistensi dalam menjalankannya, ibadah ini bisa menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Tidak perlu khawatir karena melakukannya sendiri, karena yang terpenting adalah niat dan keikhlasan.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah tergantung pada pendapat ulama atau kebiasaan lokal. Pastikan untuk berkonsultasi dengan sumber terpercaya atau ulama setempat jika ada keraguan. Waktu dan jadwal sholat juga bisa berbeda-beda tergantung lokasi dan musim.